Sebagai salah satu produk bahan masakan wajib, tidak heran jika Cabe memiliki pangsa pasar tersendiri. Bahkan, tidak jarang terjadi fluktuasi harga cabe yang drastis. Lantas, bagaimana solusi melawan situasi tersebut? Ternyata tidak sedikit ibu rumah tangga yang mulai menanam bahan pedas ini. Jika Anda tertarik, berikut cara menanam cabe sederhana di rumah.

Penanaman Cabe Menggunakan Pot Di Rumah 

  1. Pemilihan Bibit Cabe

Bibit cabe bisa Anda dapatkan dengan cara membeli atau membuatnya sendiri. Produk bibit yang ada di pasaran biasanya dijual dalam skala besar. Sehingga perlu lahan dan biaya yang besar juga. Karena itu, Anda bisa membuatnya sendiri dengan cara memilih cabe yang masih segar. Ambil bijinya, kemudian keringkan di bawah sinar matahari. Itulah bibit yang akan ditanam.

  1. Penanaman Cabai

Tahap kedua lebih baik dianggap sebagai penyemaian. Hal ini karena, cabai memerlukan proses semai sebelum siap ditanam pada lahan dan menghadap matahari secara langsung. Untuk proses ini, Anda bisa menggunakan polybag kecil, tanah, dan pupuk secukupnya. Gunakan pupuk produk nasa agar hasil penyemaian lebih berkualitas.

Secara detail, Anda perlu menggunakan perbandingan tanah dan pupuk sebesar 3:1. Simpan terlebih dahulu pada tempat yang terlindung dari hujan dan matahari selama kurang lebih 1 minggu. Kemudian, siapkan bibit untuk direndam air hangat selama 3 jam. Jika sudah, tanam bibit di polybag dengan kedalaman sekitar 1 cm. Simpan dan tunggu hingga muncul kecambah.

  1. Pemindahan Benih Cabe

Proses penyemaian tanah dan benih tersebut kurang lebih memakan waktu 4 minggu. Jika benih sudah berkecambah, maka siap untuk dipindahkan pada lahan gembur dan berpupuk. Lakukan secara berhati hati agar akar benih cabe tidak rusak. Hal ini dianggap penting karena cabai membutuhkan tanah baru untuk dikenalkan pada matahari.

Jika Anda menggunakan polybag atau pot, pastikan Anda menggunakan produk dengan diameter setidaknya 30 cm. Bisa dikatakan, Anda membutuhkan media tanam yang cukup luas karena pohon cabai ini butuh daerah yang lebih besar. Selain itu, camkan dan pastikan untuk menggunakan tanah, pupuk, dan sekam dengan perbandingan 3:2:1.

  1. Pupuk Dan Perawatan

Jika Anda beranggapan bahwa pemberian pupuk hanya perlu dilakukan di awal, maka Anda salah besar. Cabe membutuhkan nutrisi yang cukup agar hasil panennya memuaskan. Karena itu, rajinlah memberi pupuk selama proses penanaman dan perawatan. Hal ini juga berkaitan dengan intensitas air selama penyiraman.

Perawatan yang baik mencakup pemberian air yang cukup setiap harinya. Pastikan untuk menyiramnya, setidaknya sekali sehari atau dua kali sehari di pagi dan sore hari. Gunakan alat penyemprot tanaman agar Anda tidak merusak tunas. Jangan lupa juga untuk membersihkan tanaman lain atau tanaman liar yang mengganggu pertumbuhan cabai.

  1. Pemanenan

Cara menanam cabe diakhiri dengan pemanenan. Pada umumnya, Anda sudah bisa memanen cabe setelah berumur 70 sampai 90 hari. Panenlah cabe jika warnanya sudah merah, yang mana bisa dilakukan 3 – 4 hari sekali. Biasanya, proses panen ini bisa berlangsung kurang lebih 20 kali yang mana umur tanaman mencapai 6 – 7 bulan.

Demikian, tahapan yang harus Anda lakukan untuk menanam benih cabe di rumah menggunakan pot. Tidak dibutuhkan lahan besar untuk mendapatkan cabai yang bagus. Yang terpenting adalah pemilihan bibit terbaik, penyemaian, pemindahan, dan perawatan yang baik. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan hasil panen yang memuaskan untuk kebutuhan dapur.

Bisa Dicoba Di Rumah, Yuk Simak Cara Menanam Cabe Pakai Pot
Scroll to top